Hendri, SH “Gas Elpiji Tersedia Di Pangkalan, Laporkan Jika Harga Diatas 18 Ribu””

FB_IMG_1616137168700

KOTABUMI – “Gas Elpiji tidak tersedia lagi di pengecer, warga bisa mendapatkannya di pangkalan terdekat. Sekarang kita tertibkan, dan harganya pun tidak boleh lebih dari Rp18 Ribu. Jika lebih, segera laporkan pada kami,” itulah yang di sampaikan Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara, Hendri, SH, MM., pada Harianwarna.id,¬†Jum’at (19/3/2021).

Apa yang di sampaikan Hendri, sangat beralasan. Dimana, selama ini dirinya mendapat laporan jika harga gas elpiji khusus 3 Kg, harganya melambung tinggi sampai Rp28 Ribu. Untuk itulah, Dinas Perdagamgan dan Pertamina bekerja sama melakukan penertiban. Tujuannya, agar harga tetap stabil Rp18 Ribu/tabung.

“Kita dan pertamina, selalu siap.menerima laporan terkait kenaikan harga gas. Kalau ada pangkalan melanggar, maka akan kita usulkan izinnya di cabut,” ungkap Hendri.

Di sisi lain, dia menyadari. Jika langkah ini akan mengakibatkan kelangkaan gas. Terbukti, dalam sepekan terakhir warga lampung Utara kebingungan serta kesulitan mendapatkan gas Elpiji terutama gas 3 Kg.

“Ya, kami sadari itu. Atas kejadian ini, kami mohon maaf. Tapi, sekarang masyarakat bisa mendaptkan gas di pangkalan terdekat dengan harga yang standar,” jelasnya.

Dalam upaya penertiban ini, dirinya terus melakukan inspeksi mendadak (sidak). Agar, tidak ada lagi pengecer dan kenaikan harga gas elpiji.

“Kita terus melalukan sidak, jangan sampai harga gas membebani masyarakat. Semua pangkalan, akan kita croscek. Jadi jangan main-main, akan di tindak jika pangkalan melanggar,” tegasnya. (**)

Please Post Your Comments & Reviews

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.